Baca selengkapnya ASSA PARFUME | RUMAH WANGI 191

Kick Coffee dan Power Honey




Baca selengkapnya ASSA PARFUME | RUMAH WANGI 191






Baca selengkapnya ASSA PARFUME | RUMAH WANGI 191


Jangan asal semprot. Ketahui aturan penggunaan parfum berikut ini agar Anda senantiasa cantik, wangi, dan mood pun meningkat.

Pelajari produknya
Minyak wangi umumnya terdiri dari 4 jenis. Yang paling tinggi adalah “Perfume”. Produk berlabel ini biasanya paling mahal karena kandungan minyak wanginya sampai 22 persen — sehingga paling tahan lama ketimbang jenis lain.

Dua jenis yang umum digunakan adalah Eau de Parfum (EDP) dan Eau de Toilette (EDT). EDP mengandung 15-22 persen minyak wangi sedangkan EDT 8-15 persen. Nah yang banyak ditemui umum di supermarket adalah Eau de Cologne, yang hanya mengandung setidaknya 4 persen minyak wangi.

Makin tinggi kandungannya, makin mahal harganya. Selain itu tentu lebih sempurna wanginya dan lebih tahan lama.

Tempat yang tepat
Jangan semprotkan parfum ke tubuh secara sembarangan atau hasilnya hanya akan sia-sia. Ada beberapa titik yang dianggap baik untuk menyemprotkan parfum. Antara lain, pergelangan tangan dalam, di belakang lutut, di dalam siku, sela payudara, atau bahkan di bawah tenggorokan. Beberapa lokasi ini memiliki panas tubuh yang efektif memancarkan aroma parfum secara alami.

Momen yang tepat
Agar memperoleh efek yang maksimal, kenakan parfum sebelum berpakaian atau tepatnya sesaat setelah mandi. Saat usai mandi, pori-pori kulit Anda terbuka dan lebih maksimal dalam menyerap parfum. Hindari terlalu banyak wewangian dalam keseharian. Pilih yang paling kuat dan Anda suka. Misalnya, jika Anda telah berinvestasi lebih dalam membeli parfum, usahakan pilih sabun dan alat mandi yang tidak terlalu berbau kuat.

Jika memungkinkan, gunakan sabun, pelembap, atau peralatan mandi lain yang merupakan produk turunan dari parfum Anda — supaya aroma parfum Anda menjadi lebih kuat.

Kenali juga tujuan Anda pergi dan apa acaranya. Jika Anda bepergian seharian dalam mobil dengan teman sekerja, pesawat, bus, atau tempat yang tidak terlalu luas, sebaiknya batasi penggunaan parfum Anda. Jangan sampai orang di sekitar Anda terganggu, pusing atau mual. Wewangian dengan aroma yang lebih berat cocok digunakan untuk pesta di malam hari.

Jangan terlalu banyak
Ketika Anda berdekatan dengan seseorang, aroma tersebut dapat tercium sebagai aroma alami tubuh tanpa terasa menganggu. Aroma tersebut juga yang kemudian menjadi ciri khas Anda. Ketika teman Anda mencium bau tersebut, ia akan teringat pada Anda. Tapi jika aroma parfum bahkan sudah tercium sebelum Anda terlihat atau memasuki ruangan artinya penggunaan parfum Anda berlebihan.

Jangan langsung menggunakan ulang ketika Anda tidak bisa mencium baunya lagi. Anda mungkin sudah terbiasa dengan bau tersebut sehingga tidak terasa kuat lagi di penciuman Anda. Tapi belum tentu orang lain di sekitar merasa hal yang sama.

Cukup tambahkan sedikit saja parfum pada siang atau sore hari. Tak perlu menyemprotkan sebanyak pagi hari ketika Anda baru menggunakannya. Saat akan menggunakan ulang cari tempat yang tidak menganggu seperti di toilet. Menyemprotkan parfum di meja kerja bisa saja menganggu teman Anda yang tidak terlalu menyukai aromanya.  

Kebiasaan yang salah
Kembali tentang titik yang tepat, hindari menggunakan parfum di belakang telinga. Sisa kotoran tubuh dan kotoran dari belakang telinga bisa menimbulkan bau yang tidak sedap saat bercampur dengan parfum.

Menyemprotkan parfum ke lokasi yang terdapat perhiasan juga bukan kebiasaan yang baik. Beberapa logam atau material perhiasan bisa rusak atau berubah warna ketika terkena cairan parfum. Kenakan dahulu parfum sebelum berpakaian, biarkan ia menyerap sejenak baru kenakan perhiasan andalan Anda.

Salah satu kebiasaan salah yang sering dilakukan adalah menggosok pergelangan tangan sesaat setelah menggunakan parfum. Kebiasaan ini selain akan mengurangi efek wewangian juga bisa merusak aroma alami parfum. Biarkan parfum menyerap di kulit tanpa perlu digosok usai disemprotkan.
Oleh Puteri Fatia | Yahoo She 

Baca selengkapnya ASSA PARFUME | RUMAH WANGI 191

Baby Sleep Eat Snack 1.3gp

Baca selengkapnya ASSA PARFUME | RUMAH WANGI 191

PHEROMONE PERFUME CHARM

PCh adalah campuran wewangian yang menyatu dengan fragrance. Memberikan daya tarik kuat, membangkitkan gairah, rasa kesenangan, sihir yang menggoda, keberuntungan di dalam aspek-aspek kehidupan, serta kekuatan dan kualitas hidup.
FROM THE EMPIRE OF CLASSIC MIDDLE EAST
Inspirasi konsep dari kemasyuran kerajaan-kerajaan masa lampau yang klasik di Timur Tengah. Kita kenal bagaimana seorang Cleopatra mampu menebarkan pengaruh “aura sihirnya”, dan kharisma para pangeran menjadi idola setiap wanita.
Berikut dapat anda nikmati 6 aroma yang kami luncurkan berikut ini :
Harmony (F):
membangkitkan semangat, menuntun anda dalam keselarasan dan ketenangan batin, penuh pesona diri. Saat itulah anda menjadi pusat perhatian dan begitu memikat.

Peace (M/F):
mampu mengendalikan emosi, menuntun anda dalam kedamaian hati, memiliki kepribadian yang menarik, dan penuh gairah. Saat itulah mahligai cinta kembali menjadi milik anda berdua.

Kind (F):
keramahan sejati terpancar, padanan bunga mawar dan peach yang segar mengiringi setiap tutur kata santun yang terucap. Saat itulah banyak pria ingin mengenal anda lebih dalam lagi.

Charm (M):
semua mata akan tertuju pada sosok anda, keperkasaan, berkarakter dan penuh wibawa, memancarkan aura pemimpin sejati. Saat itulah anda terlahir kembali sebagai pria sejati.

Desert (F) :
membuat hati selalu berbunga-bunga, pancaran kecantikan alami, memberi kesan hangat, sulit bagi pria untuk berpaling ke lain hati. Saat itulah anda menjadi bintang idola.

Bless (M) :
penuh gelora, aroma (rempah, akar wangi dan cendana) memanaskan suasana “pesta”, bagai mengulangi malam pertama. Saat itulah anda baru mengenal siapa kekasih yang sebenarnya.

Baca selengkapnya ASSA PARFUME | RUMAH WANGI 191

Pernahkah anda bertemu dengan seseorang yang memberikan rasa aman dan nyaman ketika keberadaan dirinya berada ditengah-tengah anda. Dimana dengan berada dekat dengannya kita juga merasakan ketertarikan, kalau dirasa-rasa hanya dirinya yang menjadi pusat perhatian kita, walaupun mungkin secara rasional ada banyak orang lain lebih dari dirinya entah itu lebih cantik, lebih ganteng, lebih wangi dan lebih bersih? Atau mungkin anda adalah seseorang yang cenderung digemari oleh lawan jenis anda secara berlebihan, misalkan di “tembak” berkali-kali, atau memiliki pemuja tetap padahal anda tahu bahwa anda bukanlah artis, rockstar, model ataupun pemain sinetron, tapi banyak orang-orang yang tergila-gila terhadap anda setelah mengenal anda…?
Kepribadian yang menarik serta sikap baik hati yang dilandasi ketulusan terhadap orang lain pastilah disukai oleh setiap orang, ramah tamah, tata krama yang nampak dan juga perhatian khas serta kharisma yang dihasilkan oleh individu merupakan daya tarik yang ampuh bagi individu dalam menghadapi lingkungan sosial dan juga dalam hal pencarian pasangan. Namun adakah hal lain yang menyebabkan seseorang tertarik terhadap orang lain…???
Pheromone adalah jawabannya, zat Pheromone yang berasal dari dalam tubuh, dihasilkan secara alamiah dan ditujukan kepada spesies yang sama, ya, zat pemikat alami, begitulah tanggapan yang melekat pada zat yang satu ini. Pheromone merupakan senyawa kimia alami yang ditemukan pada setiap serangga, hewan dan manusia. Secara alami zat ini memang dihasilkan oleh tubuh, baik itu laki-laki ataupun perempuan. Pada manusia konsentrasi pheromone paling tinggi di temukan di daerah bawah pinggang dan juga daerah ketiak, bercampur bersama keringat dan distribusikan oleh udara kepada orang-orang disekitar anda, yang dengan kata lain pheromone terletak pada bau badan alami manusia (odor). Ketika pheromone tersebar diudara dan terhirup oleh lawan jenis maka akan mempengaruhi perilaku seksual dan juga menarik perhatian lawan jenis. Oleh karena itu ketika kita berada disekitar orang yang memiliki konsentrasi pheromone yang tinggi maka Vomeronasal Organ (VNO), merupakan perangkat alami manusia untuk mendeteksi pheromone, yang terletak pada belakang lubang hidung, akan mendeteksi dan memberikan rangsangan kepada otak untuk terpikat atau tertarik kepada si penghasil pheromone.
Pheromone diperkenalkan pertama kali oleh Peter Karlson dan Martin L├╝scher pada tahun 1959 dalam penelitiannya mengenai zat kimia alami yang dihasilkan oleh ulat sutra betina dalam menarik perhatian dan simpati lawan jenisnya. Dari titik awal ini maka para ilmuwan mencari apakah ada penggunaan pheromone dalam interaksi sosial manusia, didapati manusia juga memiliki odor natural yang berfungsi sama. Dalam suatu studi terhadap manusia menunjukkan bahwa individu dapat mengasosiasikan isyarat bau badan dengan sistem imun yang berguna untuk memilih pasangan yang tidak memiliki hubungan dekat dengan dirinya. Dengan menggunakan teknik pencitraan otak, pelaku riset asal Swedia menunjukkan bahwa otak pada pria homoseksual dan pria heteroseksual memberikan respon yang berbeda terhadap dua jenis bau badan yang disamarkan dalam membangkitkan aktifitas seksual, dan pada pria homoseksual itu menunjukkan respon yang sama dengan wanita heteroseksual. Studi diperluas dengan menyertakan wanita homoseksual dan hasilnya sesuai dengan penelitian yang dilakukan sebelumnya, wanita homoseksual tidak memberikan respon terhadap bau badan pria, melainkan respon mereka terhadap bau badan wanita serupa dengan pria heteroseksual.
Dari hasil penelitian yang dikembangkan maka dengan mengandalkan kepandaiannya, manusia kini mampu menghadirkan pheromone kedalam bentuk wewangian atau perfume dengan membubuhinya dengan pheromone sintetis yang terbuat dari olahan bahan kimia. Dengan konsentrasi yang lebih tinggi dan menjadikan setiap pemakainya seorang yang memiliki daya tarik yang tinggi. Mungkin cinta bukan berasal dari pandangan pertama tetapi dari hendusan bau badan pertama.

Baca selengkapnya ASSA PARFUME | RUMAH WANGI 191